TIMES WAKATOBI, JAKARTA – TB atau tuberkolosis ternyata tidak hanya menyerang paru-paru, tapi bisa juga ke ginjal. Seperti yang dialami Lucky Element sejak 2022 lalu.
Pada siniar yang tayang di kanal YouTube Ferdy Element, Lucky menjelaskan bahwa TB banyak macamnya. "TB banyak macamnya, ada TB paru yang menular, TB darah yang masuk otak TB getah bening dan lainnya. Kalau gue TB ginjal yang menghancurkan badan," jelas Lucky.
Lucky awalnya sering tiba-tiba pingsan, hingga dokter mendiagnosis Lucky terserang TB ginjal dan salah satu ginjalnya sudah bengkak. Ia pun wajib minum obat dan menjalani cuci darah.
Lucky menyebut seluruh bagian bawah bawan, ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra kena semua. "Jadi saluran kencing ke bawah kena semua," terangnya.
Sebenarnya seperti apa sih TB ginjal itu. TB Ginjal (Tuberkulosis Ginjal) adalah salah satu bentuk TB ekstra paru yang terjadi ketika bakteri Mycobacterium tuberculosis menyebar dari paru-paru atau bagian tubuh lain ke ginjal melalui aliran darah.
Ini adalah infeksi serius yang dapat merusak jaringan ginjal secara permanen, menyebabkan komplikasi seperti hidronefrosis (pembengkakan ginjal) atau gagal ginjal jika tidak diobati.
Infeksi bakteri TBC juga dapat menyerang organ lain dalam sistem perkemihan, yang dikenal sebagai TBC genitourinaria. Organ tubuh yang terdampak mulai dari ginjal, kandung kemih, saluran kemih, kelenjar prostat, kantong testis dan panggul (pada perempuan).
Bakteri TB bisa menyerang salah satu atau kedua ginjal sekaligus. Yang terjadi pada Lucky, salah satu ginjalnya membengkak hingga mengakibatkan gagal ginjal stadium akhir.

Penyebab
Tuberkulosis ginjal disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis, bakteri yang biasanya menjadi penyebab infeksi saluran pernapasan.
Jadi awalnya menginfeksi paru-paru, infeksi kemudian menyebar ke jaringan dan organ tubuh melalui aliran darah.
Penyebaran infeksi ke ginjal bisa terjadi dalam kurun waktu 5-25 tahun setelah seseorang mengidap TBC.
Gejala
Jika Lucky Element mengaku kerap mendadak pingsan, itu juga salah satu gejala awal. Karena daya tahan tubuh melemah secara drastis.
Gejala TB ginjal yang paling umum terjadi adalah air seni berdarah (hematuria), adanya nanah pada air seni (kandungan protein atau sel darah putih pada urine.
Terasa nyeri saat buang air kecil, sakit pada bagian pinggang atau perut bagian bawah. Lebih sering buang air kecil.
Gejala lain yang juga patut diwaspadai adalah demam, penurunan berat badan secara signifikan, berkeringat pada malam hari hingga batuk dan badan terasa lemas lesu.
Pengobatan
Pengobatan TB ginjal bisa dilakukan dengan rutin minum obat yang telah diresepkan dokter.
Penyuntikan vaksin BCG ke kandung kemih belakangan ini menjadi metode baru untuk mengobati kanker kandung kemih.
Jika ginjal telah rusak, maka cuci darah tidak dapat dihindari.
Operasi juga diperlukan bila pasien mengalami komplikasi pada ginjal dan saluran kemih. Jenis prosedur yang dapat dilakukan antara lain operasi pengangkatan ginjal total atau sebagian, pelebaran saluran kemih, dan perbaikan kandung kemih.
TBC ginjal terjadi apabila infeksi tuberkulosis menyebar ke jaringan ginjal.
Menular
TBC ginjal bisa menular, tetapi tidak semudah TBC paru (yang menyebar lewat udara), penularannya lebih jarang dan biasanya terjadi melalui darah atau cairan tubuh yang terinfeksi. Sering kali saat transfusi darah, bukan lewat kontak fisik biasa seperti bersentuhan atau berbagi makanan, terutama jika pasien TBC ginjal aktif. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Mengenal TB Ginjal yang Diidap Lucky Element, Penyebab dan Pengobatannya
| Pewarta | : Dhina Chahyanti |
| Editor | : Dhina Chahyanti |